Rabu, 30 Agustus 2017

Tips Cara Masuk Universitas Favorit


1. Tentukan Pilihan

Langkah pertama adalah menentukan tujuan berikutnya. Setelah lulus SMA/SMK/MA, maka kita akan dihadapkan pada persimpangan jalur. Kalaupun kita memutuskan untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, kita masih harus menentukan pilihan. Tentukan jurusan yang akan dipilih, sesuai minat dan keinginan, namun juga memiliki prospek kerja yang bagus. Pemilihan jurusan menjadi salah satu objek penting sebelum memasuki dunia kuliah. Banyak mahasiswa yang menyesal karena mengaku salah pilih jurusan. Oleh karena itu pikirkan matang-matang jurusan yang akan ditekuni. Selain itu coba perguruan tinggi mana yang diinginkan. Beberapa faktor tentu menjadi pertimbangan, seperti kualitas, fasilitas, banyak peminat atau jarak dengan kota asal.


2. Ukur Kemampuan Diri

Jika telah menentukan perguruan tinggi dan jurusan yang diinginkan, cobalah untuk mengukur diri. Bandingkan kemampaun diri masing-masing dengan kualitas pilihan kita. Jika merasa memang bisa, maka lanjutkan. Namun ada baiknya untuk mempertimbangkan faktor lain, seperti banyaknya peminat yang akan menjadi pesaing kita dalam pendaftaran, atau passing grade jurusan. Jangan terlalu overconfident dengan membidik target yang tinggi, namun juga jangan underestimate dengan diri sendiri.


3. Tetapkan Alternatif

Pilihan memang sudah ditentukan, namun jangan hanya puas dengan satu pilihan. Kita tentu harus menyiapkan back up plan jika pilihan pertama gagal. Alternatif pilihan ini sangat penting, karena cukup banyak mahasiswa aktif saat ini yang mengaku diterima di pilihan keduanya, sedangkan yang pertama gagal. Siapkan pilihan alternatif dengan jangkauan yang lebih mudah, dan pastikan masih dalam batas minat diri masing-masing.

4. Cari Informasi
Jauh-jauh hari sebelum memasuki dunia kampus, cobalah untuk mencari informasi sebanyak mungkin. Di zaman modern ini, tentu tidak sulit untuk mencari informasi. Berbagai sumber info bisa diakses dengan mudah, baik dari internet, media massa, mahasiswa/alumni atau langsung datang ke perguruan tinggi. Jangan sampai rencana masuk universitas yang diinginkan gagal hanya gara-gara kekurangan informasi.


5. Perbanyak Ilmu

Perbanyaklah ilmu pengetahuan, terutama seputar jurusan yang akan dipilih. Tidak melulu harus ikut bimbingan belajar (bimbel), karena sebenarnya itu terlalu berlebihan. Cobalah untuk banyak meluangkan waktu dengan belajar dan membaca buku-buku.


6. Jaga Kondisi Tubuh

Sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh kita, baik fisik maupun mental. Memasuki masa pendaftaran kuliah, kita memang akan dipusingkan dengan berbagai proses. Untuk itu persiapkan kondisi tubuh yang fit, serta mental yang siap. Persiapkan untuk semua kemungkinan. Jika gagal dalam satu tes, cobalah tes yang lain.


7. Jalur Masuk Kuliah

Secara umum jalur masuk kuliah dibagi menjadi beberapa jalur :

1. SNMPTN, jalur ini menggunakan nilai akademik kita saat menekuni SMA/sederajat sebagai acuan, serta kreditasi dari sekolah asal kita. Jalur ini terbilang cukup sulit karena kita akan bersaing dengan siswa dari seluruh Indonesia.

2. SBMPTN, menggunakan tes serta penilaian lain sebagai acuan utama. Tiap universitas terkadang memiliki kebijakan masing-masing. Tes SBMPTN akan dibedakan menjadi empat kategori, yaitu TPA, IPA, IPS, IPC (campuran), sesuai dengan minat dan jurusan yang dipilih calon peserta.

3. Mandiri, merupakan jalur masuk melalui tes yang dilakukan masing-masing perguruan tinggi. Untuk itu, semua kebijakan dan persyaratan ditentukan oleh perguruan tinggi yang bersangkutan.


Itulah beberapa tips dan trik cara masuk PTN favorit sesuai yang diinginkan. Tentunya dibutuhkan usaha dan effort yang tidak sedikit untuk bisa mewujudkan keinginan tersebut. Asalkan memiliki modal berupa tekad yang kuat, serta skill akademis yang bagus, maka tidak sulit untuk bisa diterima di universitas pilihan masing-masing. Semoga tips trik di atas bisa bermanfaat.

Rusa lari ke padang datar,
harimau datang tuk mengejar.
Jika ingin tambah pintar,
tentu kita harus belajar.

Tinggi badan amat semampai,
petani pergi mengambil talas.
Rajin belajar pangkal pandai,
semangat terus jangan malas.




➽ ➽ ➽➽ ➽ ➽   MATERI LANJUTAN


Macam Jenis Tipe Speaker dan Pengertiannya


Kita tentu sudah tahu dengan istilah “speaker aktif”, bahkan kita sudah sering menggunakannya. Pada dasarnya Speaker adalah alat pengeras suara yang biasanya diletakkan di dalam ruangan. Sehingga suara yang dihasilkan terdengar lebih keras dan akan menjadi lebih enak didengarkan terutama pada saat menyetel musik atau film.

Speaker sangat berguna sekali. Sebenarnya ada 2 jenis speaker yaitu speaker aktif dan speaker pasif. Dimana biasanya speaker aktif juga terdapat pada speaker pasif yang mana akan dihubungkan ke dalam power amplifier yang ada di dalam box. Namun untuk mengaktifkannya kembali anda tidak perlu menambahkan power amplifier lagi.

Keseringan yang kita lihat dari bentuk speaker pasif ini sendiri yaitu ada yang berbentuk bulat, bentuk lonjong aau juga ada yang berbentuk corong. Ada speaker pasif yang menggunakan magnet atau yang menggunakan kumparan saja. Untuk lebih jelasnya lagi, mari kita Mengenal Macam Jenis Tipe Speaker dibawah ini.

Jenis tipe speaker berdasarkan frekuensi


Sub Woofer 

Sub Woofer adalah jenis speaker yang memiliki kemampuan frekuensi suara dati 20-200 Hz. Dimana memungkinkan kita mendengarkan suara atau nada yang rendah atau full bass dengan jelas.
Biasanya jenis tipe speaker sub woofer ini disambungkan pada speaker aktif pada komputer, atau yang diruangan atau speaker pada mobil dan lainnya.
Untuk cara pemasangan speaker sub woofer ini memerlukan box yang terpisah dari speaker yang lainnya. Hal ini dikarenakan, sub woofer mampu menghasukjan getaran yang cukup keras.


Woofer 

Woofer adalah jenis tipe speaker yang memiliki kemampuan menghasilkan frekuensi yang cukup rendah yakni berkisar 40-1000 Hz. Sehingga suara yang dihasilkan adalah ngebass.


Jenis speaker seperti inu sangat banyak dan mudah sekali kita temukan. Speaker woofer adalah jenis speaker aktif ruangan. Ada banyak macam ukuran pada speaker woofer ini yaitu 4 inchi, 6, 8, 10, 12 inchi dan lain sebagainya.

Bila ingin menghasilkan suara yang bagus, maka speaker woofer ini harus dipasangkan pada box atau biasanya juga akan digabungkan dengan tweeter dan midrange.


Jenis tipe speaker 3 way

Speaker 3 way adalah jenis tipe speaker yang memiliki 3 jenis frekuensi yaitu rendah, menengah dan frekuensi tinggi. Sehingga kemampuan audionya lebih lengkap dan mampu menghasilkan frekuensi hingga 20Hz – 20KHz.

Berikut ini adalah macam jenis dan tipe speaker 3 way

Midrange 
Midrange adalah jenis tipe speaker 3 way yang memiliki kemampuan frekuensi audio menengah yakni sekitar 500-5000 Hz. Sehingga suara yang dihasilkan sangat terdengar jelas seperti anda mendengar suara anda sendiri.



Tweeter 
 Tweeter adalah jenis tipe speaker 3 way yang memiliki kemampuan frekuensi audio yang tinggi yakni sekitar 5000-20.000 Hz. Sehingga tak heram jika suara yang dihasilkan sedikit melengking atau terdengar keras dan juga nge bass.
Dalam penggunaannya jenis speaker tweeter ini tidak perlu menggunakan box karena speaker ini sudah dapat berfungsi dengan baik dan menghasilkan suara yang jelas.

Full range 

Full range jenis tipe speaker 3 way full range ini adalah speaker yang memiliki kemampuan frekuensi audio yang 3 way yakni mampu menghasilkan nada rendah, menengah, ataupun tinggi.
Maka dari itulah jenis speaker full range ini sering digunakan pada speaker sound system (speaker luar ruangan). Hal ini dikarenakan suara yang dihasilkan bisa didengarkan meski dari kejauhan.


Speaker 2 way 

Speaker 2 way adalah jenis tipe speaker yang memiliki 2 system frekuensi yang rendah dan tinggi. Untuk itu dalam penggunaannya kita dapat menyambungkannya dengan jenis speaker woofer dan tweeter. 







BAWANG MERAH AND BAWANG PUTIH In the ancient time, lived a little family. The family consists of father, mother, and a beautiful girl n...